Menjadikan Laptop Sebagai HART Communicator

HART Communicator atau HART Comm adalah sebuah alat yang dipergunakan untuk berkomunikasi dengan instrument device menggunakan HART Protocol. Dengan menggunakan HART Communicator, kita dapat melakukan konfigurasi pada transmitter atau smart positioner seperti menginputkan range transmitter, mengubah satuan ukur, melakukan zero calibration, melakukan calibration, restroke, mengubah nilai tuning pada SMART positioner dan sebagainya. Oleh karenanya, sebagai seorang teknisi instrumen, kebutuhan akan HART Comm ini sangat tinggi terutama untuk melakukan maintenance pada alat instrumentasi.

Gambar HART comm 475 sumber: instrumart

Hal-hal Yang Harus Diperhatikan Saat Melakukan Zero Check Transmitter

Zero check merupakan sebuah prosedur yang dilakukan untuk mengembalikan nilai output transmitter kepada 4.00 mA pada saat tekanan pada HP dan LP sama atau pada tekanan atmosfer atau pada kondisi harga 0 nya.

Memanfaatkan NAS Server Sebagai Database Server


NAS Server Asustor by bhpphotovideo.com

NAS merupakan kepanjangan dari Network Attached Storage. Seperti namanya, sistem NAS bertujuan untuk membuat sistem storage terpusat yang dapat diakses dengan mudah melalui jaringan. Dengan NAS Server, kita dapat saling berbagi dan mengakses data storage melalui jaringan dengan mudah baik melalui windows explorer ataupun melalui browser. Karena tujuan pembuatan sistem NAS sendiri adalah untuk membangun cloud service secara intranet yang dapat melayani kebutuhan akan akses data secara efektif dan efisien, biasanya peforma NAS memang ditujukan untuk itu dan ia dilengkapi fitur-fitur khusus yang menunjang kinerja sistemnya.

6 Masalah yang Berhubungan dengan Trend Data di DCS Centum VP


Tampilan Trend Centum, sumber yokogawa.com

Trend adalah kumpulan data yang diambil per satuan waktu tertentu secara kontinyu kemudian dimanifestasikan dalam bentuk diagram garis. Data trend sangat dibutuhkan ketika
  1. Terjadi anomali proses.
    Ketika terjadi perubahan tak lazim dari suatu proses pabrik, maka nilai trend pada suatu masa dapat menjadi referensi untuk menganalisis anomali yang terjadi.
  2. Terjadi unscheduled shutdown.
    Data yang tersimpan di dalam trend dapat digunakan untuk mengamati apa yang terjadi saat shutdown terjadi baik pada nilai yang terukur maupun waktu kejadian. Data trend ini akan sangat berguna untuk memutuskan root-cause terhadap kejadian unscheduled shutdown.
  3. Trend memudahkan pencatatan logsheet bagi operator.
Oleh karena itu,  DCS pasti memiliki fasilitas trend ini dan berikut 6 masalah yang berhubungan dengan Trend Data di DCS Centum VP.

Prosedur Zero Cek Elevated Pressure Transmitter


Sumber: https://www.kobold.com
Pressure transmitter atau transmitter tekanan adalah sebuah alat yang mengubah nilai dari besaran tekanan yang diukur menjadi sinyal standar yang dikirimkan langsung ke kontroler. Misalnya sebuah pressure transmitter digunakan untuk melakukan pengukuran tekanan pada sebuah pipa dengan range ukur sebesar 0 sampai dengan 10 Kg/cm2. 

Sedangkan zero cek adalah suatu mekanisme atau metode yang dilakukan untuk mengembalikan harga 0 dari sebuah alat ukur ke harga 0 standarnya. Umumnya, pressure transmitter memiliki harga 0 di tekanan atmosfernya. Atau ketika transmitter dalam keadaan tidak menerima tekanan apapun selain tekanan atmosfer. 

Catatan Perjalanan Sertifikasi Teknisi Instrumen Tingkat 1 di PPSDM MIgas Cepu

Alhamdulillaah, senang rasanya ketika nama saya menjadi salah satu yang ditunjuk oleh perusahaan untuk melakukan ujian sertifikasi ke Pusat Pengembangan Sumber Daya Manusia Minyak dan Gas Bumi (PPSDM Migas) di Cepu, Blora Jawa Tengah. Sebuah kesempatan yang langka karena tidak setiap dari kami memiliki peluang yang sama untuk melaksanakan ujian sertifikasi di sana. PPSDM Migas sendiri merupakan sebuah perusahaan BUMN yang berfungsi sebagai perusahaan yang mengolah Minyak Bumi dan Gas Alam dan mengembangkan teknologi terkait Migas serta menjalankan fungsi pendidikan dan pelatihan dan sertifikasi bagi pekerja di bidang Migas.

Pada kesempatan itu, saya berangkat hanya berdua dengan rekan kerja instrumentasi juga. Tidak seperti kloter sebelum kami, pada waktu itu kami direncanakan untuk mengikuti ujian sertifikasi dengan tanpa mengikuti pelatihan terlebih dahulu.