Showing posts with label Distribute Control System. Show all posts
Showing posts with label Distribute Control System. Show all posts

MENGATASI DCS CENTUM VP GAGAL START


Hai sohib automasi dimanapun berada, kali ini saya ingin berbagi pengalaman terkait bagaimana start centum yang mengalami error (kalau ngga salah ingat) "Illegal Exit Code, Please Power Off the Computer." atau ketika centum telah start muncul pesan, "TaskTray Could not connected to LicenseAgent."

Pengalaman ini pernah saya alami, dan juga sohib kita, Kris Lian yang bertanya di artikel saya yang ini: Virtual DCS, Solusi Mudah dan Murah Belajar DCS bagi Teknisi Instrumen ;

Pak, mohon petunjuk. Ketika saya test function untuk project baru, berjalan dengan normal. Namun untuk file project yg sudah ad, hasilnya negatif "ilegal exit code. Please power off the computer" mohon bantuan nya Pak

Berikut ini jawaban dari saya sepengetahuan dan sepengalaman saya.

Internet of Things pada Digitalisasi Industri

Salah satu implikasi terhadap penerapan Revolusi Industri 4.0 adalah penerapan teknologi Internet Of Thing pada bagian kendali pabrik. Internet of Thing sendiri terdiri dari dua kata yaitu Internet yang merupakan media pengiriman data dan informasi kepada seluruh orang di dunia. Serta Things yangs secara harafiahnya adalah segala sesuatu tetapi secara makna Things di sini bermakna sensor atau data hasil pengukuran besaran proses oleh sensor. Jadi Internet of Things secara makna yaitu terkoneksinya sensor-sensor dengan internet sehingga dapat mengirimkan data pengukuran kepada pihak terkait dengan cepat, tepat dan aktual. 

Gambaran Internet of Things, sumber:https://www.freecodecamp.org

6 Masalah yang Berhubungan dengan Trend Data di DCS Centum VP


Tampilan Trend Centum, sumber yokogawa.com

Trend adalah kumpulan data yang diambil per satuan waktu tertentu secara kontinyu kemudian dimanifestasikan dalam bentuk diagram garis. Data trend sangat dibutuhkan ketika
  1. Terjadi anomali proses.
    Ketika terjadi perubahan tak lazim dari suatu proses pabrik, maka nilai trend pada suatu masa dapat menjadi referensi untuk menganalisis anomali yang terjadi.
  2. Terjadi unscheduled shutdown.
    Data yang tersimpan di dalam trend dapat digunakan untuk mengamati apa yang terjadi saat shutdown terjadi baik pada nilai yang terukur maupun waktu kejadian. Data trend ini akan sangat berguna untuk memutuskan root-cause terhadap kejadian unscheduled shutdown.
  3. Trend memudahkan pencatatan logsheet bagi operator.
Oleh karena itu,  DCS pasti memiliki fasilitas trend ini dan berikut 6 masalah yang berhubungan dengan Trend Data di DCS Centum VP.

Mengenal Hart Multiplexer (HART MUX)

AMS (Asset Management System) adalah piranti yang saat ini banyak digunakan untuk melakukan pemantauan dan pengawasan terhadap aset yang ada di suatu perusahaan yang besar. Di dalam kontrol industri, AMS biasanya digunakan untuk memantau perangkat instrumentasi di lapangan (field device) menggunakan protokol HART sehingga AMS dapat membaca data-data yang tersimpan di dalam ROM field device tersebut. Seperti TAG NAME transmitter, Setting LRV dan URV pada suatu level transmitter, Health status suatu SMART Positioner, Feedback opening yang terbaca oleh smart positioner, suhu yang dialami oleh perangkat instrumentasi dan sebagainya. Fungsi AMS jadi mirip dengan HART Communicator hanya saja, AMS biasanya berbentuk komputer dan dapat berkomunikasi dengan banyak field device sekaligus.

Menghitung Nilai DIP SWITCH Pada Peralatan Instrumentasi

Sohib yang pernah bekerja di bidang Instrumentasi industri, mungkin pernah menemui suatu alat yang memiliki saklar-saklar kecil seperti ini;
Sumber gambar: https://core-electronics.com.au

Deretan saklar kecil atau di dunia industri lebih familiar disebut "switch" ini disebut DIP SWITCH. Dip Switch sering kita temui pada perangkat-perangkat yang terhubung dengan jaringan komputer baik menggunakan kabel ethernet maupun serial. Sebagai contoh, saya pernah menemui DIP Switch pada perangkat berikut;

VIRTUAL DCS, SOLUSI MUDAH DAN MURAH BELAJAR DCS BAGI TEKNISI INSTRUMEN

DCS atau Distribute Control System merupakan sistem kontrol modern untuk industri dimana DCS menawarkan kemudahan dan kehandalan dalam melakukan proses kontrol pabrik. DCS. Bagi sobat yang belum mengenal DCS, bisa membaca artikel saya Mengenal Distribute Control System (DCS).

Bagi teknisi instrumentasi yang terbiasa bekerja di lapangan, bersinggungan dengan DCS bisa jadi merupakan hal yang asing dan biasanya menjadi sulit ketika suatu saat harus melakukan maintenance lewat DCS. Hal ini saya alami dahulu ketika bersinggungan langsung dengan DCS. Ada perasaan was-was dan takut mematikan pabrik bila salah dalam mengeklik atau melakukan download logic di DCS. Tapi seiring berjalannya waktu akhirnya saya memahami bahwa melakukan engineering DCS tidaklah sesulit itu. Yang menjadi kendala utama adalah pembiasaan dan pengetahuan terkait mana yang boleh dan mana yang tidak boleh dilakukan ketika melakukan engineering DCS. Oleh karena itu, agar teknisi instrumentasi terbiasa mengoperasikan engineering DCS, maka perlu dibangun sebuah sistem yang aman untuk melakukan engineering sekaligus try and error pada DCS. Salah satunya adalah virtual DCS yang bisa dioperasikan di laptop teknisi instrumen.

Proteksi Sistem DCS dengan Antivirus

Disclaimer: Tulisan kali ini saya buat bedasarkan pengalaman dalam menjalankan kegiatan pemeliharaan instrumentasi dan sistem kontrol di tempat kerja saya. Bersama rekan-rekan pemeliharaan lainnya, kami sedang menjalankan proyek instalasi antivirus di sistem DCS untuk keperluan pengamanan sistem DCS di tempat kami bekerja. Segala yang saya tulis adalah didasarkan pengalaman dan pengetahuan yang saya miliki. Sifat artikel ini untuk keperluan berbagi bukan sebagai final data karena kondisi setiap perusahaan tentu berbeda-beda.


Urgensi Memasang Antivirus di System DCS

Perkembangan Revolusi Industri source Wikipedia.

Revolusi industri Indonesia telah memasuki fase Revolusi Industri 4.0. Dimana sekarang sistem pertukaran data di area pabrik harus melibatkan teknologi informasi secara luas. Teknologi informasi yang luas itu mencakup Cyber Physical System, Internet of Things, Cloud Computing dan Cognitive System.

Mengenal Distribute Control System (DCS)

Bagi sohib-sohib yang bekerja di bagian operasi atau pemeliharaan pabrik petrokimia dan semacamnya tentu tidak asing dengan yang namanya DCS atau Distribute Control System. 

Menurut Ali (2012), "Sistem Kendali Terdistribusi atau yang lebih dikenal dengan nama Distributed Control  System  (DCS)  mengacu  pada  sistem  kontrol  yang  biasa  digunakan  pada sistem manufaktur, proses atau sistem dinamis lainnya dimana elemen kontroler tidak terpusat di lokasi tertentu melainkan terdistribusi seluruhnya dimana setiap sub sistem dikontrololeh satu atau lebih kontroler." Sedangkan menurut situs http://whatis.techtarget.com, (terjemahan bebas) "DCS merupakan digital otomasi sistem kontrol industri (ICS) yang melakukan kontrol loop terdistribusi secara geografis baik itu pada pabrik, mesin maupun area kontrol.".